Gambar utama merupakan ilustrasi editorial yang dibuat dengan AI, bukan poster resmi, cuplikan film, atau dokumentasi adegan nyata.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah adalah sekuel horor eksorsisme Kuasa Gelap (2024). Film yang disutradarai Rizal Mantovani ini dijadwalkan tayang 8 Oktober 2026, berdurasi 117 menit, dan berklasifikasi R13 menurut Lembaga Sensor Film. Romo Rendra dan Romo Thomas kembali menghadapi kasus yang terkait rahasia sebuah keluarga di Jawa Timur.
Sinopsis Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Menurut sinopsis LSF, sebuah keluarga di Jawa Timur mengalami kejadian mengerikan yang berkaitan dengan rahasia masa lalu. Romo Rendra dan Romo Thomas kembali menangani kasus yang menuntut mereka melakukan eksorsisme, sekaligus menghadapi pertanyaan tentang iman, keberanian, dan pilihan pribadi. Cerita menghubungkan praktik perjanjian darah dalam dunia film dengan konsekuensi yang menjangkau generasi berikutnya.
Materi trailer dari Paragon Pictures memperkenalkan Rephaim sebagai ancaman yang dihadapi kedua romo dan Daniel sebagai salah satu tokoh penting. Ini adalah ringkasan premis yang diumumkan pembuat film; identitas atau nasib akhir tokoh tidak dibahas di sini. Unsur supernatural dijelaskan sebagai bagian dari cerita film, bukan klaim tentang kejadian nyata.
Trailer Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Trailer resmi dari Paragon Pictures memperkenalkan konflik kedua romo dan Rephaim. Pemutaran dimulai hanya jika pembaca menekan tombol video.
Daftar pemain dan karakter utama
Pasangan pemain dan karakter berikut diumumkan oleh Paragon Pictures. Informasi tentang besar peran masing-masing tokoh belum dapat disimpulkan dari daftar pemain.
| Pemeran | Karakter |
|---|---|
| Lukman Sardi | Romo Rendra |
| Jerome Kurnia | Romo Thomas |
| Venly Arauna | Daniel |
| Keysha Angelica | Nia |
| Sisca Saras | Suster Aloysia Muda |
| Lydia Kandou | Suster Aloysia |
| Kiki Narendra | Romo Wicaksana |
| Ferry Salim | Halim |
| Feby Febiola | Linda |
| Faiz Vishal | Bayu |
Jadwal tayang Kuasa Gelap: Perjanjian Darah 2026
| Judul | Kuasa Gelap: Perjanjian Darah |
|---|---|
| Tanggal rilis yang diumumkan | 8 Oktober 2026 |
| Produksi | Paragon Pictures, Ideosource Entertainment, Virtuelines Entertainment |
| Sutradara | Rizal Mantovani |
| Genre | Horor, religi |
| Durasi | 117 menit |
| Klasifikasi | Remaja 13 tahun ke atas (R13) |
Tanggal 8 Oktober adalah tanggal rilis yang tercantum di LSF dan diumumkan Paragon Pictures. Itu bukan jadwal jam pertunjukan untuk semua kota. Sebelum membeli tiket, pilih kota dan tanggal di situs atau aplikasi jaringan bioskop; periksa jam sesi, format layar, klasifikasi usia, dan harga yang ditampilkan saat pemesanan. Paragon menyebut rencana penayangan dalam format IMAX dan Magnify 8 Cinépolis, tetapi ketersediaannya perlu dicek per lokasi.
Apa yang membuat film ini menarik untuk penonton horor Indonesia?
Menurut laporan produksi Paragon, kawasan pesisir dipakai sebagai salah satu lokasi utama dan ada adegan gereja yang melibatkan lebih dari 200 pemeran tambahan. Pilihan lokasi serta skala produksi dapat memperluas ruang cerita dibanding film pertama; kualitas atmosfer akhirnya tetap harus dinilai setelah film ditonton. Penggunaan kepercayaan lokal dalam fiksi juga tidak dapat dianggap sebagai gambaran faktual tentang praktik keagamaan atau budaya masyarakat.
Jika Anda ingin membaca penilaian setelah penayangan, jelajahi ulasan film horor Indonesia di kategori Ulasan USD777 Cinema. Artikel ini merupakan panduan pratayang, bukan review berdasarkan pengalaman menonton.
Hubungan dengan film Kuasa Gelap sebelumnya
Film ini adalah sekuel dari Kuasa Gelap (2024), sebagaimana disebut LSF dan Paragon Pictures. Romo Rendra dan Romo Thomas kembali diperankan Lukman Sardi dan Jerome Kurnia. Film pertama disutradarai Bobby Prasetyo; sekuelnya disutradarai Rizal Mantovani. Materi resmi belum memastikan sejauh mana penonton baru perlu memahami semua peristiwa film pertama. Mengenal dua tokoh romo terlebih dahulu dapat memberi konteks, tetapi jangan menganggapnya syarat wajib sebelum menonton.
Apakah film ini cocok untuk Anda?
LSF menggolongkan film ini untuk penonton usia 13 tahun ke atas dan mencantumkan kandungan kekerasan. Tema eksorsisme, ancaman terhadap keluarga, dan konflik spiritual juga muncul dalam sinopsis serta trailer resmi. Bila tema tersebut kurang nyaman bagi Anda atau teman menonton, pertimbangkan materi promosi resminya sebelum memesan. Klasifikasi R13 menetapkan batas usia, bukan jaminan bahwa intensitas horornya akan terasa sama bagi setiap penonton.
Panduan pratayang ini memuat fakta yang tersedia sebelum film dirilis; penilaian kualitas film memerlukan pengalaman menonton. Perbedaan bentuk konten itu dijelaskan lebih lanjut pada bacaan terkait di akhir artikel.
Untuk membandingkan tanggal dan tema film lain pada bulan yang sama, lihat jadwal film horor Indonesia Oktober 2026.
Sumber dan batas informasi
- Lembaga Sensor Film: tanggal rilis, durasi, klasifikasi, genre, produksi, dan sinopsis.
- Paragon Pictures — pengumuman produksi: status sekuel, pemeran dan karakter, serta pembuat film.
- Paragon Pictures — rilis trailer: materi promosi, tanggal rilis, dan format tayang yang direncanakan.
- Paragon Pictures — laporan syuting: lokasi pesisir dan skala produksi.
Informasi diverifikasi pada 1 Oktober 2026. Jadwal sesi, harga tiket, dan ketersediaan format layar dapat berubah menurut kota dan jaringan bioskop.
Kesimpulan
Film ini menawarkan kelanjutan kisah Romo Rendra dan Romo Thomas dengan latar perjanjian darah dalam dunia ceritanya. Sebelum membeli tiket, cek sesi dan format layar untuk kota Anda, lalu pertimbangkan klasifikasi R13 serta tema kekerasan dan eksorsisme. Untuk menjelajahi pilihan bacaan horor berikutnya, buka panduan film horor Indonesia di USD777.


Tinggalkan Balasan